JALAN BUNTU LAGI
Views: 0
Bahan: Keluaran 17:3-7 (Mohon dibaca lengkap),
(4), Lalu berseru-serulah Musa kepada Tuhan, katanya: ”Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari aku dengan batu!” … (6), Maka Aku akan berdiri di sana di depanmu di atas gunung batu di Horeb; haruslah kaupukul gunung batu itu dan dari dalamnya akan keluar air, sehingga bangsa itu dapat minum.” Demikianlah diperbuat Musa di depan mata tua-tua Israel.
Demonstrasi dengan kehadiran massa yang banyak memiliki kekuatan tersendiri, bisa membuat hati para lawan (yang didemo) menjadi kecut. Hal ini sering kita lihat di masyarakat kita khususnya di Jakarta, pada saat itu terlihat “kekuatan massa” yang menghendaki agar suara mereka dikabulkan.
Ayat renungan kita, adalah perjalanan Israel yang keluar dari perbudakan di Mesir tiba di padang gurun, telah terjadi demo merupakan kekuatan massa menyampaikan tuntutan kepada Musa. Tuntutan itu suatu kesulitan, bahkan ancaman di depan mata, yaitu mereka tidak mendapatkan air, baik untuk manusia maupun bagi hewan yang mereka bawa. Bangsa itu marah dan menyesal telah dibawa oleh Musa meninggalkan Mesir, di mana sungai Nil yang kelimpahan air. Mereka telah melihat laut Teberau telah terbelah, roti manna setiap pagi bisa dikumpulkan, tetapi bagaimana dengan air di padang gurun yang tandus dan kejam untuk kehidupan ini. Umat berdemo menuntut air, itu berarti JALAN BUNTU LAGI dihadapi oleh Musa. Kali ini Musa menjadi takut, karena bagaimana dan apa pun usahanya tidak mungkin menyediakan air untuk rombongan yang begitu besar. Satu-satunya yang dia lakukan dalam ketakutan itu dia berseru-seru kepada Tuhan, menyampaikan kenyataan yang dihadapinya. Tuhan bukan lupa tidak ada air, tetapi itu merupakan bagian dari “ujian” iman untuk bangsa itu, suatu pelajaran lanjutan agar bangsa itu percaya kepada Tuhan yang membawa mereka dari perbudakan di Mesir menuju tanah perjanjian. Atas petunjuk Tuhan, Musa harus memukul gunung batu itu dengan tongkatnya dan dari dalamnya akan keluar air, yang cukup untuk memberi minum bangsa itu dan seluruh ternak mereka dan itu terjadi. Dengan peristiwa itu tentu bangsa itu bersukacita, percaya bahwa seluruh kehidupan mereka dicukupkan oleh Tuhan.
Perasaan takut pada situasi atau ancaman tertentu yang muncul, bagaikan jalan buntu, seperti Musa hamba Allah yang sudah menerima panggilan dan diberi hikmat memimpin bangsa itu, dengan kemarahan massa, dia menjadi takut. Banyak ketakutan yang membuat orang putus asa, menemui jalan buntu, bahkan nekad mengakhiri hidupnya. Namun saat Musa takut, dia tidak kehilangan harapan dan iman, dia memiliki Tuhan tempat menyampaikan, mengadukan ketakutan itu. Kalau memang Tuhan tidak mampu mengatasi ketakutan itu, tidak mampu memberi air bagi bangsa itu, maka sangat disesalkan, bangsa itu telah meninggalkan Mesir yang berlimpah air. Kuasa Tuhan lebih dari pada memberi air di padang gurun, Tuhan memberi air kehidupan, yaitu tubuh dan darah Yesus. Itulah kuasa Tuhan yang dinyatakan atas jalan buntu yang sungguh-sungguh menghadang manusia. Jalan buntuk bagi manusia berdosa ialah kuasa kematian, kuasa maut dalam cengkraman Iblis. Jalan buntu itu telah terjembatani oleh salib Yesus. Ketakutan tidak jauh dari kita, tetapi jangan sekali-kali meninggalkan Tuhan yang memberi jalan keluar, walau pun tidak seperti yang kita pikirkan. Dalam setiap ketakutan, kekuatiran, berserulah, Tuhan Yesus mendengar seruan kita.
Kita aplikasikan renungan ini dengan pokok berikut:
- Dalam renungan ini, apakah wajar bangsa Israel marah kepada Musa?
- Tindakan yang positif apa yang dapat dilakukan oleh bangsa itu, selain marah kepada Musa?
- Apakah Anda sudah minum ”air kehidupan” untuk hidup kekal?
Mari berdoa:
Bapa sorgawi, kami tidak akan pernah marah kepada Tuhan, walau jalan buntu yang kami hadapi. Kami teguh berharap, Tuhan pasti menolong kami, kesulitan selalu kami hadapi, ada kalanya jalan buntu menghadang. Karena Tuhan dekat dan bersegera menolong maka kami tidak akan putus asa. Inilah doa syukur kami dalam nama Tuhan Yesus, Sang air hidup. Amin.
[AS280823]
