MULAI DARI DIRI SENDIRI
Views: 1
Jemaat yang dikasihi Kristus, Syalom Alekhem! Berjumpa kembali bersama saya dalam renungan harian GKI Kwitang. Saat ini kita sudah memasuki Bulan Keluarga GKI Kwitang, dan hari ini kita merenungkan firman Tuhan yang berjudul: “Mulai dari diri sendiri” dengan dasar dari surat Yakobus 1:22 (TB 2) “Hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja. Sebab, jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri .” Demikianlah Firman Tuhan. Berbahagialah setiap orang yang mendengarkan firman Tuhan dan yang memeliharanya.
Surat Yakobus pertama-tama ditujukan kepada keduabelas suku di perantauan, tentunya yang dimaksud adalah orang-orang Kristen Yahudi yang tersebar di mana-mana, tetapi juga kepada kita saat ini. Yakobus memberikan peringatan-peringatan dan nasihat kepada orang-orang percaya yang beribadah kepada Tuhan supaya membuktikan iman mereka dengan hidup melakukan yang benar.
Dalam ayat ini Yakobus memberi nasihat agar kita tidak sekedar menjadi pendengar setia firman Tuhan, tetapi supaya menjadi pelaku firman Tuhan. Apakah ada di antara Saudara yang mengira, bahwa mendengar firman saja sudah cukup? Tidak cukup, Saudara.
Mungkin ada orang yang menunjukkan semangat untuk mendengar firman melalui khotbah-khotbah atau ajaran yang memuaskan hati dan pikirannya, tetapi jika tidak mempraktikkan apa yang telah didengarkan, sia-sia. Yakobus menyebut fenomena ini dengan istilah “menipu diri sendiri.”
Firman Tuhan hari ini mengajar kita semua, baik sebagai seorang dewasa, pemuda, remaja, maupun anak-anak, bahkan para lansia untuk menjadi pelaku firman Tuhan. Kita tidak perlu menuntut orang lain melakukan firman Tuhan, karena kita menganggap orang lain tidak atau belum melakukan firman Tuhan.
Firman Tuhan mengajak Saudara-saudara dan saya untuk introspeksi dan mawas diri, serta bertekad mau melakukan firman Tuhan mulai dari diri kita sendiri. Amin, Saudara? Puji Tuhan!
Seperti pujian yang kita nyanyikan dalam Ibadah Pembukaan Bulan Keluarga GKI Kwitang hari Minggu lalu, sebuah pujian: “Ku mulai dari diri sendiri”. Syair dan lagu ini diciptakan oleh Pontas Purba. Lagu pujian ini telah menjadi berkat bagi banyak orang untuk melakukan yang baik mulai dari diri sendiri.
Suatu ajakan kepada kita pribadi lepas pribadi untuk melakukan yang benar: “Kumulai dari diri sendiri, hidup jujur dengan hikmat Tuhanku. Tekadku Tuhan, mengikut-Mu selama hidupku, berpegang teguh kepada iman dan percayaku.”
Bagaimana Saudara mempraktikkannya? Kita dapat menyatakan: “Akan kumulai dari diriku melakukan sikap yang benar, biarpun kecil dan sederhana, kuasa Tuhan membuat jadi besar.”
Dalam Bulan Keluarga ini, biarlah keluarga kita memiliki tekad: “Kumulai dari keluargaku menjadi pelaku firman-Mu. S’lalu mendengar tuntunan Tuhan, berserah pada rencana kasih-Mu.”
Sebagai orang percaya, biarlah kita tetap setia, meskipun terkadang jawaban Tuhan lain atas doa kita. Tetapi biarlah: kita tetap berkomitmen dan yakin “Tuhanku memberikan yang terbaik.”
Maka kita dapat berdoa: “Kumulai dari keluargaku, hidup memancarkan kasih-Mu, walau ku lemah dan tidak layak, namun kuasa Tuhan menguatkan diriku.”
Bapak Ibu dan Saudara sekalian, Firman Tuhan hari ini mengajak kita menjadi pelaku firman Tuhan mulai dari diri sendiri. Bersediakah Saudara menunjukkan tekad itu di tengah keluarga, persekutuan jemaat, dan di tengah masyarakat? Lakukanlah saja! Itu sudah cukup. Amin.
Mari kita berdoa:
Ya Bapa yang di surga, kami bersyukur dan memuji Engkau, karena firmanMu selalu mengingatkan kami untuk menjadi pendengar dan pelaku firman. Mampukanlah kami memulai dari diri sendiri dan keluarga melakukan perbuatan baik di tengah keluarga, gereja dan masyarakat, agar Nama Tuhan sungguh-sungguh dimuliakan. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.
Tuhan Yesus memberkati Saudara dan keluarga!
(AM5102023)
