NEW LIFE’S JOURNEY
Views: 0
Bahan: Nehemia 8:4a, 5,
Ezra, ahli kitab itu, berdiri di atas mimbar kayu yang dibuat untuk peristiwa itu. Ezra membuka kitab itu di depan mata seluruh umat, karena ia berdiri lebih tinggi dari semua orang itu. Pada waktu ia membuka kitab itu semua orang bangkit berdiri.
Saudara, saudari yang dikasihi Kristus, suatu ucapan banyak disampaikan kepada mempelai saat pesta pernikahan yaitu: “Selamat menempuh hidup baru.” Ucapan ini mengingatkan pasangan suami-isteri itu memulai perjalanan baru, memulai ikatan suami-isteri membangun rumah tangga. Kehidupan lama, sebelumnya harus mereka tinggalkan. Selain itu, banyak peristiwa yang kita alami memasuki New life”s journey, seperti wisuda menerima gelar akademis, memulai berkarya dengan jabatan baru, dilantik menjadi pejabat, dst.
Bahan renungan kita bagi umat Israel memasuki New Life’s Journey, yaitu setelah 70 tahun meringkuk di tanah pembuangan, yang diawali penaklukan Yehuda dan Yerusalem oleh Nebukadnezar raja Babel. Yehuda dan kota Yerusalem dihancurkan, tembok kota dijebol, pintu-gerbang kota di bakar, terutama Bait Allah di Yerusalem diruntuhkan, alat-alat persembahan dari emas dan perak dijarah dan dibawa ke Babel. Hanya para lansia dan orang miskin tinggal dan mereka menderita dalam kehancuran itu. Berikutnya kerajaan Babel direbut oleh Kerajaan Persia dan Media. Setelah 70 thn, penguasa negeri Persia yaitu raja Koresh memperkenankan umat Israel pulang kembali ke Yehuda, ke tanah Benyamin dan Yerusalem dan Ezra salah satu menjadi pelopor membawa umat itu pulang. Demikian juga pada pemerintahan raja Artahsasta memperkenankan Nehemia kembali ke Yerusalem untuk membangun kembali kota itu. Demikian juga pada jaman raja Darius, Hagai diperkenankan membangun tembok Yerusalem. Akhirnya Yehuda dan Yerusalem kembali menjadi kota bagi umat Israel di mana Tuhan setahap demi setahap menepati janji-Nya sampai Yesus lahir pada jaman kekaisaran Romawi menguasai “dunia.”
Suatu dasar yang kokoh, telah diletakkan Tuhan sejak Abraham di panggil. Pengikat bangsa itu menjadi umat Tuhan yaitu Taurat diterima oleh Musa di tambah dengan berbagai hukum dan aturan. Sejak mereka dalam pembuangan Taurat, hukum dan peraturan Tuhan itu telah dibungkam, mereka harus menyembah dewa negeri pembuangan itu. Itu yang dialami oleh Daniel, Mesakh, Sadrakh dan Abednego. Namun setelah mereka kembali ke Kanaan, kota Yerusalem telah dibangun, Bait Allah masih dalam pembangunan, umat itu teringat akan Kitab Taurat Tuhan. Selama dalam pembuangan 70 tahun Taurat Tuhan tidak tahu keberadaannya, datanglah Ezra yang rupanya ahli Kitab Taurat itu. Suatu hari ditetapkan agar Kitab Taurat itu diperdengarkan kepada seluruh umat. Sebuah mimbar dari kayu telah disiapkan agar umat bisa melihat kitab itu dan mendengar apa yang tertulis di dalamnya. Semua umat laki-laki dan perempuan telah berkumpul, Ezra membawa kitab itu ke atas mimbar, semua mata dan telinga tertuju pada perkataan dari kitab itu. Ezra membuka Kitab Taurat Tuhan, semua umat bangkit berdiri, sebagai tanda hormat dan tekad mendengar dan melakukan firman Tuhan, dengan firman itulah mereka memasuki New Life’s Journey.
Aplikasi:
- Mendengar Kitab Taurat Tuhan, apa kesannya yang baik bagi Anda?
- Dari Sepuluh Hukum Tuhan, hukum keberapa yang sangat penting bagi Anda?
- Dalam hidup Anda, New Life’s Journey mana yang paling berkesan?
Mari berdoa:
Bapa kami yang di surga, dalam kasih setia Tuhan setiap pagi kami menerima perjalanan hidup baru. Semoga setiap hari kami rindu mendengar firman Tuhan yang menuntun, menerangi jalan kami. Karya dan kerja kami menjadi baru karena Tuhan memberkati. Demikianlah permohonan dan syukur kami, dalam nama Kristus. Amin. [AS100624]
