YA TUHAN, TIAP JAM
Views: 0
Jemaat Tuhan yang terkasih, Syalom Alekhem! Kita telah menjalani beberapa hari di tahun baru 2022. Semoga kita semakin memiliki hati yang bijaksana dalam menjalani hari-hari yang Tuhan anugerahkan kepada kita. Marilah kita merenungkan tema “Ya Tuhan, Tiap Jam”
Firman Tuhan yang mendasari renungan kita terambil dari kitab Mazmur 90:12 “Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana”
Demikianlah Firman Tuhan. Berbahagialah setiap orang yang mendengar Firman Tuhan dan yang memeliharanya.
Mazmur 90 adalah Mazmur doa yang ditulis oleh Musa, abdi Allah. Dalam Mazmur ini Musa mengakui dan memuji Tuhan yang menjadi tempat perteduhan, yang dapat diandalkan turun temurun. Mengapa? Karena Tuhanlah yang empunya waktu, dan segala sesuatu ada dalam genggaman kuasa-Nya yang kekal.
Musa mengakui bahwa manusia terbatas dalam kefanaan: Umur manusia terbatas, kekuatan manusia terbatas, dan dengan berjalannya waktu manusia melayang lenyap. Manusia seperti mimpi, seperti rumput yang bertumbuh, di waktu pagi berkembang dan bertumbuh, di waktu petang lisut dan layu.
Oleh sebab itu dalam doanya Musa memohon belas kasihan dari Tuhan agar umat diberi hati yang bijaksana sehingga dapat memperhatikan hari demi hari dengan sungguh-sungguh, supaya tidak ada satu hari pun yang terlewatkan dengan percuma.
Doa ini juga mengajarkan kepada kita untuk mengakui keberadaan kita sebagai manusia yang serba terbatas: kekuatan kita yang terbatas, usia kita yang terbatas, dan keberadaan kita yang fana penuh kerapuhan. Tetapi doa ini juga mengajarkan kepada kita untuk memohon belas kasihan Tuhan dan bersedia mengandalkan kemurahan Tuhan. Karena Tuhanlah yang mampu menolong kita, menyatakan kasih setia-Nya yang membuat kita dapat bersukacita dalam menjalani hari-hari dan tahun-tahun yang sulit.
Seperti doa Musa, marilah kita memohon bijaksana dari Tuhan, supaya kita dapat mengisi hari-hari yang Tuhan anugerahkan kepada kita dengan hal-hal yang berguna dan bermakna, sehingga kehidupan kita dapat menjadi berkat buat orang lain.
Sesungguhnya kita memerlukan Tuhan selalu hadir dalam kehidupan kita. Sesuai janji-Nya: Ia mau hadir dan menyelamatkan kehidupan kita. Puji Tuhan!
Seperti pujian yang dipersembahkan oleh aktivis GKI Kwitang, lagu yang berjudul: “Ya Tuhan, tiap jam.” Sebuah nyanyian rohani yang sangat terkenal. Suatu doa permohonan: “Ya Tuhan, tiap jam, ‘ku memerlukan-Mu.” Karena Tuhanlah yang mampu memberikan sejahtera penuh. Tuhan adalah tempat perteduhan bagi orang-orang yang percaya kepada-Nya. Di dalam Kristus, Sang Juruselamat, kita dapat memperoleh anugerah kehidupan.
Bapak Ibu dan Saudara, bersediakah Saudara sungguh-sungguh memohon kebijaksanaan dari Tuhan supaya mampu menjalani hari-hari ini dengan bijaksana? Sehingga dapat memperhatikan hari demi hari dengan sungguh-sungguh, supaya tidak ada satu hari pun yang terlewatkan dengan percuma.
Isilah hari-hari Anda dengan melakukan hal-hal yang berguna dan bermakna bagi sesama. Mulailah dari dalam keluarga saudara, kemudian sesama dalam persekutuan jemaat, dan dalam masyarakat di mana Saudara berkarya. Lakukanlah saja! Itu sudah cukup! Amin.
Mari kita berdoa:
Segala puji dan syukur kami panjatkan kepada-Mu, ya Allah. Oleh karena di tengah keterbatasan dan kerapuhan kami, Engkau bersedia hadir didalam hidup kami. Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, sehingga kami dapat beroleh hati yang bijaksana. Mampukanlah kami menjadi berkat bagi sesama kami.
Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.
Tuhan memberkati Saudara dan keluarga.
(AM 6012022)
