TAURAT MENYEGARKAN JIWA
Views: 0
Bacaan: Mazmur 19: 1-15
Salam sejahtera, semoga jiwa kita makin segar, dan bersemangat dalam menjalani hidup di tengah banyak kesulitan ekonomi, pergumulan hidup, sakit penyakit, kegagalan hidup. Kita mendalami tentang Taurat Tuhan yang menyegarkan jiwa dengan membaca Mazmur 19:8 Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.
Menurut kamus bahasa Indonesia, jiwa adalah roh manusia (yang ada di dalam tubuh dan menyebabkan seseorang hidup); nyawa; seluruh kehidupan batin manusia (yang terjadi dari perasaan, pikiran, angan-angan, dan sebagainya). Jiwa itu, sesuatu yang menjadi sumber tenaga dan semangat, perasaan batin, kesadaran, selera badani.
Segar artinya merasa nyaman dan ringan perasaan badan, sehat dan kuat badannya, baik tumbuhnya, masih baru tidak layu untuk tanaman. Taurat Tuhan menyegarkan jiwa berarti kuasa Taurat Tuhan memberi kenyamanan, memberi kekuatan, kesehatan pada jiwa sehingga tidak layu, tidak putus asa, selalu bersemangat perasaan dan pikiran dalam menghadapi hidup.
Bagaimana Taurat Tuhan yang sempurna dapat menyegarkan jiwa? Taurat itu adalah karunia yang memenuhi hidup orang yang memelihara, melakukannya. Taurat itu bukan aturan ciptaan manusia seperti yang dilakukan ahli Taurat. Taurat itu membuat hubungan manusia dengan Allah semakin mengasihi Allah, dan hubungan sesama manusia, semakin mengasihi sesama. Dalam relasi mengasihi Tuhan dan sesama, maka akan ada kekuatan baru, semangat baru, kesegaran baru. Orang yang merasakan kasih Allah dan mengasihi Allah akan segar jiwanya, akan kuat hidupnya.
Taurat yang ditafsirkan oleh ahli Taurat membuat orang tidak mengasihi Tuhan dan sesama, tapi mengasihi aturan agama sendiri, membuat orang jauh dari Tuhan dan jauh dari sesama. Masa kini Taurat yang ditafsirkan ahli agama tertentu, membuat pemeluk agama A menjadi fanatik, radikal, intoleran, menghina, membenci agama lain. Taurat Tuhan itu menyegarkan karena tidak membuat orang fanatik dengan aturan agama sendiri, tidak membenci dan merendahkan agama lain. Taurat itu membantu orang memahami bahwa dirinya sudah tersesat, dari jalan dan kehendak Tuhan. Ketika orang mulai tersesat, ia meminta pada Tuhan agar diberitahu apa yang harus dilakukan sesuai kehendak Tuhan. Taurat itu adalah petunjuk hidup dari Tuhan agar hidup dengan baik, benar, bijaksana, adil, damai, bahagia, jiwa menjadi segar.
Taurat itu ditaruh di dalam batin, dan ditulis di dalam hati. Taurat menjadi kesukaan, yang direnungkan siang dan malam, membuat orang akan bertindak hati-hati sesuai segala yang ditulis di dalamnya, dan perjalanan hidupnya menjadi berhasil dan beruntung (Yosua 1:8).
Bangsa Israel yang baru dibebaskan dari pembuangan Babilonia, sangat rindu mendengar Taurat Tuhan, sebab di pembuangan sudah lama mereka tidak bisa membaca Taurat Tuhan. Setelah dibacakan Taurat Tuhan mereka memuji Tuhan, semua orang menangis karena menyesali dosa dan mereka diberi pengampunan, dibebaskan dari perbudakan. Orang yang mendengar Taurat Tuhan dengan segenap hati, maka hatinya disentuh Allah untuk menyesali dosa, dan diberikan pengampunan, diberikan kelegaan, jiwanya disegarkan. Jiwa yang segar adalah jiwa yang dipulihkan Tuhan, dikuatkan Tuhan, jiwa yang teguh, kokoh, tidak mudah kecewa, hidup dalam ketegaran dan bahagia karena percaya Tuhan sangat mencintai dirinya, Tuhan menyelamatkan, membebaskan dari perbudakan dosa.
Taurat Tuhan menyegarkan jiwa, seperti Tuhan membaringkan kita di pandang rumput yang hijau, membimbing kita ke air yang tenang, menuntun kita ke jalan yang benar. Orang yang jiwanya dipulihkan, disegarkan maka ia tidak akan takut menghadapi bahaya, tantangan hidup, karena mengimani bahwa Tuhan selalu besertanya. Tuhan melawan musuh-musuh dalam pergumulan hidup kita. Orang yang jiwanya segar karena Taurat Tuhan maka pertumbuhan imannya dan buah imannya akan bertumbuh seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, menghasilkan buah pada musimnya dan tidak layu daunnya, apa saja yang diperbuatnya berhasil. Ketika Taurat Tuhan di dalam hati, maka langkah orang tidak goyah. Orang yang suka belajar dari Taurat Tuhan, mencintai Taurat Tuhan adalah orang yang berbahagia, orang yang tentram hatinya. Orang yang tidak suka belajar dari Taurat Tuhan makan akan binasa, mati, tidak segar jiwanya.
Orang yang disegarkan jiwa artinya diberikan daya hidup yang hilang dalam perjalanan hidup seperti orang berlari jauh kemudian haus, dan minum air yang segar sehingga memberi daya hidup untuk terus berjuang dalam perjalanan hidup. Ketika orang menjadi putus asa, maka Tuhan melalui kuasa FirmanNya dan kasihNya membangkitkan dan menghidupkan kembali jiwa yang lesu. Orang yang tidak segar jiwanya adalah orang yang putus asa, tidak ada harapan, takut, kuatir, hidupnya menuruti kedagingan. Dalam kuasa Firman dan Roh maka semua pikiran dan perbuatan kedagingan akan dimatikan dan jiwa kita disegarkan dan dikuatkan. Allah yang menciptakan hidup kita, maka hanya Allah yang mampu memulihkan kita, karena Ia mengetahui apa yang kita butuhkan untuk pemulihan jiwa.
Dalam keadaan berduka, ancaman bahaya, kegagalan, kesulitan ekonomi, kesusahan hidup, bisa membuat jiwa tidak segar, letih lesu, berbeban berat, maka orang yang datang pada Tuhan akan diberi kelegaan (Matius 11:28). Melalui firman Tuhan kita mendapat penghiburan yang berasal dari Tuhan.
Jiwa yang tidak segar seperti orang menghadapi hidup di padang yang tandus. Orang bisa kaya, sehat, punya kuasa, kekuatan tapi jiwanya tidak segar, letih lesu, lemas, tidak berdaya untuk melakukan kebaikan, kebenaran, keadilan, kedamaian, hidupnya seperti padang yang tandus. Jiwa yang segar tidak diperoleh dari harta, uang, makanan minuman dan kenikmatian duniawi, tapi dari Tuhan. Hanya orang yang mengecap kebaikan Allah dalam segala kesenangannya, dan yang menikmatinya dengan iman, maka meskipun ia hanya mempunyai sedikit harta dari dunia ini, baginya itu sudah seperti padang yang berumput hijau. Padang berumput hijau, air yang tenang adalah gambaran makanan dan minuman dari Firman Tuhan, Taurat Tuhan yang disediakan Tuhan bagi semua orang percaya. Firman hidup adalah makanan bagi manusia yang sudah dipulihkan, yang memberi kesegaran baru. Marilah kita merenungkan menghayati Taurat Tuhan yang sempurna, benar-benar menyegarkan jiwa dan menyenangkan hati seperti ungkapan dalam PKJ 132 :2 Taurat Tuhan sempurna, menyegarkan jiwa, perintahNya pun murni menyenangkan hati, kasih dan kuasaNya, bumi pun bergetar. Dia pelindung dan perisai selamanya.Reff: Hai percaya padaNya, jangan takut dan gentar,kar’na kasih dan lindunganNya abadi.(2x) amin
Berdoa:
Ya Tuhan buatlah jiwa kami makin segar, dan bersemangat dalam menjalani hidup di tengah banyak kesulitan ekonomi, pergumulan hidup, sakit penyakit, kegagalan hidup. Mampukan kami merenungkan Taurat Tuhan siang dan malam agar hidup kami semakin mengasihi Allah, dan mengasihi sesamam dan kami diberi Tuhan kekuatan baru, semangat baru, kesegaran baru dalam menjalani hidup kami. Dalam Yesus kami berdoa. Amin
