MENJADI MILIK KRISTUS
Views: 1
Bacaan: Roma 1: 1-7
Salam sejahtera semoga kita makin mengimani panggilan Tuhan agar kita menjadi hamba milik Kristus seperti ungkapan dalam Roma 1:6 Kamu juga termasuk di antara mereka, kamu yang telah dipanggil menjadi milik Kristus.
Menjadi milik Kristus adalah dalam konsep hamba atau budak pada abad pertama. Hamba milik Kristus berarti bekerja tanpa digaji dan tinggal bersama-sama di dalam rumah Tuhan, menjadi keluarga Tuhan. Kalau orang menjadi hamba atau budak iblis berarti orang tersebut bekerja untuk iblis, tidak digaji dan tinggal bersama-sama di dalam rumah iblis, menjadi keluarga iblis.
Hamba tidak punya hak, mereka bukan milik mereka sendiri. Hamba takluk dan taat kepada tuannya. Sebelum menjadi hamba milik Kristus, kita adalah hamba dosa, hamba iblis, kita takluk dan taat pada iblis, tapi kita sudah dibeli, ditebus dengan darah pengorbanan Yesus dari kuasa iblis, maka kita menjadi hamba milik Kristus. Seorang hamba menjadi bagian dari keluarga tuannya, karena itu seorang hamba tidak perlu kuatir tentang makanan karena pasti tersedia, tidak perlu kuatir di mana mereka akan tidur pada malam hari, mereka adalah bagian dari keluarga. Begitulah hubungan antara hamba dan tuan di abad pertama atau Perjanjian Lama.
Menjadi hamba milik Kristus adalah panggilan, bukan usaha orang untuk menjadi hamba milik Kristus. Kita tidak dipaksa menjadi hamba Kristus. Kita bisa menolak atau menerima panggilan Tuhan. Panggilan itu adalah menunaikan tugas khusus dari Tuhan, seperti Abraham, Musa, Daud, nabi-nabi dan rasul-rasul, yang disebut hamba Tuhan. Karena panggilan tugas khusus, maka menjadi hamba Tuhan adalah suatu kehormatan, bukan merasa terhina. Hamba Tuhan tugasnya melayani Tuhan sesuai penugasan dari Tuhan. Tugas hamba milik Kristus adalah memberitakan Injil Allah atau bersaksi (Marturia), bersekutu (Koinonia) dan melayani (Diakonia). Kalau kita dipanggil Tuhan untuk melayani di rumah, di gereja, di masyarakat, maka kita kerjakan dengan kehormatan dan sukacita sebagai hamba milik Kristus.
Orang yang dipanggil menjadi hamba Kristus berarti menjadi serupa dengan gambar Kristus, mengikuti cara berpikir, merasakan, tindakan Kristus. Orang yang dipanggil Yesus adalah orang yang mengalami perjumpaan dengan Yesus, seperti pengalaman Paulus berjumpa Yesus. Panggilan dan perjumpaan dengan Yesus membangkitkan iman dan kerelaan menerima tugas dari Yesus. Orang yang terpanggil itu dikuduskan atau dikhususkan untuk melayani di daerah tertentu, untuk kelompok tertentu seperti Paulus dikhususkan memberitakan Injil untuk orang non Yahudi. Kita juga diberi tugas di tempat khusus oleh Tuhan untuk melayani. Ketika kita menerima tugas dari Tuhan di rumah, di gereja dan di masyarakat, kita kerjakan dengan kerelaan dan dengan iman.
Tugas hamba Kristus dalam memberitakan Injil yaitu memberitakan tentang kegembiraan, kemenangan Kristus mengalahkan kuasa dosa, dan menebus manusia dari kuasa iblis agar menjadi hamba Kristus, tentang pertobatan, pemulihan orang yang tertindas. Memberitakan tentang Kerajaan Allah, pembenaran oleh iman yang sama-sama dianugerahkan kepada semua orang, tentang Allah yang telah menyatakan rahmatNya di dalam kedatangan Kristus, tentang kasih karunia Allah di dalam Yesus yang sudah dijanjikan sejak Perjanjian Lama, tentang Yesus Anak Allah, dalam arti bukan anak biologis. Anak Allah yang dikandung oleh Roh Kudus. Anak yang taat pada Allah Bapa. Yesus Anak Allah dari keturunan Daud. Anak Allah yang mati dan dibangkitkan oleh kekuatan Allah. Yesus Kristus adalah Tuhan kita, yang berarti sangat berkuasa menundukkan kuasa di dunia, kuasa iblis. Yesus sangat berkuasa maka orang yang sudah ditebus Yesus dari kuasa iblis, wajib taat pada Yesus dan melayani Yesus (Roma 12:11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan). Orang yang menjadi hamba Kristus adalah orang yang menyala-nyala rohnya, rajin, bersemangat dalam melayani Tuhan.
Ketika melayani di rumah, di gereja masyarakat, kita melayani dengan roh yang menyala, dengan rajin dan bersemangat sebagai milik Kristus.
Ketika kita menjadi hamba milik Kristus, maka kehendak Allah yang didengar dan dilakukan, bukan kehendak sendiri, bukan kehendak teman atau orang tertentu. Kehendak Kristus adalah kehendak Allah. Di dalam Kristus, kehendak Allah, kuasa Allah, kemuliaan Allah hadir sepenuhnya.
Seorang tuan yang baik akan mengasihi hambanya seperti kisah perwira Romawi mengirim seorang hambanya kepada Yesus untuk minta kesembuhan bagi hamba tersebut (Matius 8:5-7). Seorang perwira Romawi bisa mengasihi hambanya, Tuhan Yesus lebih besar kasihNya kepada hamba milikNya. Yesus sangat peduli dan mempunyai kuasa untuk memulihkan hambaNya yang sakit, lemah, tidak berdaya. Tuhan Yesus sangat berkuasa memulihkan. Orang yang dipanggil menjadi hamba Kristus milik Yesus adalah orang yang berbahagia, bersyukur dipanggil dan dikasihi Tuhan Yesus. Melayani Tuhan di rumah, di gereja dan masyarakat adalah kebahagiaan, bersyukur karena kita dipanggil dan merasa dikasihi Tuhan Yesus.
Bagi mereka yang belum percaya kepada Kristus, mereka adalah hamba iblis, yang ditawan olehnya (2 Korintus 4:3-4). Mereka masih menutup hatinya dari Injil, mereka tidak percaya, pikiran mereka telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah. Mereka yang hatinya terbuka pada Injil, mati terhadap kehendak sendiri dan percaya kepada Kristus, mereka bukan lagi hamba dosa tetapi hamba kebenaran. Kita bukan lagi hamba daging, mengikuti kehendak daging, melainkan hamba Kristus. Kita sudah dibeli, ditebus dengan darah Anak Domba Allah yang berharga (1 Korintus 6:20). Karena itu kita memuliakan Tuhan dengan mengunakan tubuh kita untuk melayani Tuhan, memuji Tuhan, menyembah Tuhan.
Orang yang menjadi milik Kristus adalah orang yang mendengar suara Yesus, rindu datang dekat Yesus dan diraih Yesus. Tuhan meraih kita dan kita mendekat pada kaki salib Yesus, kita dekat dengan Tuhan seperti ungkapan KJ. 362 ayat 1. Aku milikMu, Yesus, Tuhanku; kudengar suaraMu. ‘Ku merindukan datang mendekat dan diraih olehMu. Reff: Raih daku dan dekatkanlah pada kaki salibMu. Raih daku Raih dan dekatkanlah ke sisiMu Tuhanku. Amin.
Berdoa:
Ya Tuhan mampukan kami mengimani panggilan Tuhan, menjadi hamba milik Kristus. Mampukan kami melayani Tuhan dengan sukarela, tidak kuatir, kami merasa terhormat, bersyukur, bergembira melayani Tuhan sebagai hamba milik Kristus dan merasa dikasihi Tuhan. Mampukan kami melayani Tuhan dengan roh menyala-nyala, rajin dan bersemangat. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.
