OH, BALIKLAH PADA BAPA
Views: 0
Umat Tuhan yang dikasihi Kristus, Syalom Alekhem!
Pada hari ini kita akan merenungkan firman Tuhan yang berjudul “Oh, Baliklah pada Bapa” dengan dasar Injil Lukas 15:7 Yesus menyatakan: “Demikian juga akan ada sukacita di surga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.” Demikianlah Injil Yesus Kristus. Berbahagialah setiap orang yang mendengarkan firman Tuhan dan yang memeliharanya.
Dalam Injil Lukas pasal 15 Tuhan Yesus mengajarkan kepada umat dengan perumpamaan tentang domba yang hilang telah ditemukan kembali, dirham yang hilang telah ditemukan kembali, dan anak yang hilang telah bertobat kembali kepada Bapa. Ketiganya diakhiri dengan kisah adanya sukacita yang besar di surga karena satu orang berdosa yang bertobat, melebihi sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.
Pengajaran Tuhan Yesus ini hendak mengajarkan kita semua, apakah kita termasuk seperti perumpamaan itu? Mungkin selama ini ada di antara Saudara seperti domba yang terhilang atau anak yang terhilang. Tuhan ingin supaya kita berbalik kepada Bapa dengan pertobatan yang sungguh-sungguh, maka akan ada sukacita yang besar di surga.
Bukan saja Bapa yang bersukacita, tetapi juga para malaikat yang bersukacita karena seorang anak manusia bertobat dan balik kepada Bapa, lebih dari sukacita sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan. Sungguh, satu jiwa berharga di mata Tuhan!
Seperti kesaksian pujian yang dinyanyikan oleh aktivis GKI Kwitang Bakal Jemaat Cililitan, sebuah lagu pujian yang berjudul: “Oh, Baliklah pada Bapa” Sebuah pujian yang pernah dinyanyikan oleh Ade Manuhutu pada tahun 80-an. Lagu ini menjadi berkat bagi banyak orang yang mendengar seruan panggilan Tuhan untuk bertobat dan kembali kepada Bapa.
Seruan panggilan itu terus mengiang di telinga dan di hati banyak orang sampai saat ini. Maka kepada setiap pribadi Saudara yang sadar sebagai domba yang terhilang atau anak yang terhilang, cepatlah, berbaliklah kepada Bapa.
Bapa yang penuh dengan belas kasihan siap mengampuni dosamu, Dia tunggu kau dengan kesetiaan-Nya! “Oh, baliklah pada Bapa. Jangan lambat hai Sobatku, Tuhan tunggu kepadamu.”
Mungkin di antara Saudara ada yang saat ini tertolak oleh sesama karena kesalahan dan dosa, tetapi Bapa tidak menolak Saudara, justru menyambut Saudara dengan penuh kasih. Malaikat di surga akan bersukacita ketika ada seorang anak manusia yang terhilang telah kembali kepada Bapa.
Maka, di awal Minggu Prapaskah ini adalah waktu yang tepat bagi kita untuk mendengarkan panggilan Tuhan, untuk bertobat dan balik pada Bapa.
Marilah kita merasakan kasih Bapa yang memberikan pengampunan dengan limpahnya, dan anugerah keselamatan di dalam Kristus.
Dengarkanlah panggilanNya, dan berbaliklah pada Bapa, jangan lambat hai Sobatku, lakukanlah saja. Itu sudah cukup! Amin.
Mari kita berdoa:
Ya Bapa yang kami kenal dalam Tuhan Yesus, kami bersyukur karena Tuhan Yesus memanggil orang berdosa seperti saya. Kami mau bertobat dan kembali kepada Bapa. Kami tidak layak disebut anak-anak Bapa. Tetapi hanya karena anugerah dan kasihMu telah melayakkan kami. Terpujilah namaMu, kekal selama-lamanya. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.
Tuhan Yesus memberkati Saudara dan keluarga!
(AM23022023)
