Gereja Kristen Indonesia Kwitang
  • Home
  • Tentang GKI Kwitang
    • Contact
    • Pengumuman
  • Renungan & Ibadah
    • Renungan Harian
    • Perteduhan Jiwa
    • Ibadah Minggu
  • Liturgi Ibadah
  • Warta Gereja
October 7, 2024

GUNUNG SINAI

admin Renungan Harian firman, harian, renungan, tuhan

Views: 0

https://youtu.be/RWfCEG2WTzs

Bacaan: Keluaran 19:20

Lalu Tuhan turun ke atas Gunung Sinai, ke puncak gunung itu. Kemudian Tuhan memanggil Musa ke puncak gunung itu, dan Musa naik ke atas.

Saudara-saudari yang dikasihi Kristus, kali ini “melawan lupa” yang patut kita segarkan tentang suatu nama yaitu GUNUNG SINAI, disebut juga gunung Horeb, itulah gunung Allah (Kel 3:1). Daerah Sinai merupakan suatu jajirah (semenanjung) kecil menjorok di laut Merah antara Mesir dan jajirah Arab. Sebagian besar daerah Horeb ini gersang seolah-olah ditumbuhi oleh gunung-gunung batu, namun beberapa daerah tumbuh rumput dan juga baik untuk pertanian. Alkitab menyebut pertama gunung Horeb, tempat ketika Musa dipanggil Allah untuk membawa umat Israel dari perbudakan di Mesir kembali ke tanah Kanaan seperti yang dijanjikan Tuhan kepada mereka sejak Abraham.

Setelah Musa berhasil membebaskan Israel dari Mesir, sampailah mereka ke daerah Sinai. Selama 40 tahun mereka mengintari tanah Sinai, yang berarti juga terjadi pergantian generasi, termasuk Harun dan Musa telah tiada, maka Yosua membawa mereka menyeberangi sungai Yordan untuk masuk ke negeri Kanaan.

Nas renungan kita menjadi peristiwa terpenting untuk gunung Sinai ini. Umat Israel cukup lama berkemah di kaki sebuah gunung tertinggi dari semua gunung yang ada, itulah gunung Sinai. Dulu Musa heran dan hendak memeriksa api dari semak belukar yang tidak terbakar, rupanya api itu sebagai tanda kehadiran Allah dan memanggil Musa. Demikian juga setelah suatu umat yang besar di bawa oleh Musa di daerah Sinai ini, umat yang besar itu menyaksikan kobaran asap api, kilat pada saat siang dan malam, guntur dan guruh disertai dengan gempa, membuat hati umat itu takut, dan Tuhan berbicara dari atas gunung itu, sehingga umat itu berkata kepada Musa, “engkau sajalah yang naik menemui Tuhan, supaya jangan kami mati.” Gunung sinai itu dikuduskan, akhirnya Musa dipanggil Tuhan naik ke puncak gunung Sinai. Selama 40 hari, 40 malam Musa bertemu dengan Tuhan untuk menerima firman, menjadi hukum atau aturan untuk taat mengikut Tuhan. Berbagai aturan disampaikan Tuhan, dan yang paling utama Tuhan menuliskan Sepuluh Hukum di atas dua lembar (log) batu. Semua hukum, terutama Sepuluh Hukum itu dirangkum menjadi Taurat Musa. Selama 40 hari itu juga asap tebal, kilat dan guruh, bunyi sangkakala yang menggetarkan gunung itu, juga merupakan ujian iman bagi Isrel, dan mereka jatuh ke dalam dosa dengan menyuruh Harun membuat patung anak lembu menjadi sembahan mereka, selama Musa di atas gunung.

Selama 40 hari Disebut juga nabi Elia, setelah dia membinasakan nabi-nabi Baal di gunung Karmel, maka nabi Elia bersembunyi dari kejaran Isebel istri Ahab raja Israel, dia sampai ke gunung Horeb. Dari sanalah Tuhan mengutus dia kembali lagi ke Israel menyampaikan firman Tuhan (1 Raj 19:8).

Aplikasi:

  1. Negara yang menguasai semenanjung Sinai sekarang: A. Arab; B. Israel; C. Mesir; D. Yordania.
  2. Di Sinai ada terusan Suez yang menghubungkan laut: …….
  3. Pada tahun berapa terjadi peperangan di Sinai antara Israel dan Mesir.

Mari berdoa:

Di puncak gunung Sinai Musa menerima firman Tuhan untuk disampaikan kepada umat Tuhan. Firman dari gunung Sinai ini meneguhkan pengajaran dan jaji dari Tuhan yang digenapi di dalam Yesus Kristus. Ketaatan kami akan firman dan janji Tuhan menjadi genap dengan ketaatan kami dalam Yesus Kristus, yang menjadi jalan, kebenaran dan hidup kekal. Amin.

”GRONTOL JAGUNG” SUAMI KEPALA ISTRI

Related Posts

Renungan Harian

”NASI HITAM”

Renungan Harian

AWAS, SESAT!

Renungan Harian

“PUJILAH TUHAN, KUDUSKANLAH NAMANYA!”

Renungan & Ibadah

  • KEBAKTIAN MINGGU 5 PASKAH – 03 Mei 2026
  • KEBAKTIAN MINGGU 2 PASKAH – 12 April 2026
  • KEBAKTIAN MINGGU PASKAH – 05 April 2026
  • KEBAKTIAN JUMAT AGUNG – 03 April 2026
  • KEBAKTIAN KAMIS PUTIH – 02 April 2026
Gereja Kristen Indonesia Kwitang
GKI Kwitang berada di daerah Kwitang, Jakarta Pusat. Pada tanggal 11 Agustus 1929, jemaat Gereformeerd berbahasa Melayu di Batavia didewasakan dan digembalakan oleh seorang pendeta pribumi dengan majelis jemaat tersendiri. Tanggal itulah yang kemudian diperingati sebagai hari jadi GKI Kwitang. Anggota jemaat GKI Kwitang terdiri dari berbagai suku bangsa yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Depok.

Renungan & Ibadah

  • KEBAKTIAN MINGGU 5 PASKAH  – 03 Mei 2026KEBAKTIAN MINGGU 5 PASKAH – 03 Mei 2026
  • KEBAKTIAN MINGGU 2 PASKAH  – 12 April 2026KEBAKTIAN MINGGU 2 PASKAH – 12 April 2026
  • KEBAKTIAN MINGGU PASKAH  – 05 April 2026KEBAKTIAN MINGGU PASKAH – 05 April 2026