SETIAMU TUHANKU
Views: 0
Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus. Syalom Alekhem! Sebuah tema “Setia-Mu Tuhanku” menjadi perenungan kita hari ini. Firman Tuhan yang mendasari renungan ini terambil dari kitab Ratapan 3:21-23 “Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap: Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis – habisnya rahmat- Nya. Selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!” Demikianlah firman Tuhan. Berbahagialah setiap orang yang mendengar firman Tuhan dan yang memeliharanya.
Kitab Ratapan merupakan kumpulan puisi yang ditulis oleh nabi Yeremia, yang dipenuhi dengan kata-kata yang memilukan hati. Memang hidup dan pelayanan Yeremia dipenuhi dengan berbagai macam kesedihan karena menyaksikan cambuk murka Tuhan atas umat yang berdosa. Kota Yerusalem dan Bait Allah telah dihancurkan oleh Nebukadnesar, sejumlah pemimpin ditawan dan dibuang ke negara Babel.
Namun dalam kitab Ratapan ini kita tidak hanya menemukan ungkapan kesedihan yang begitu dalam, tetapi juga kepercayaan yang tidak tergoyahkan akan pengharapan dan kasih setia Allah. Di tengah kesedihan dan pergumulan hidup yang berat, Yeremia mengajak umat untuk tetap berharap kepada Tuhan dengan dasar: “Tak berkesudahan kasih setia Tuhan. Tak habis-habisnya rahmat-Nya. Selalu baru tiap pagi, besar kesetiaan-Mu.”
“Kesetiaan-Mu”, akar kata “kasih setia” dalam bahasa Ibrani sama dengan “ rahim ”, tempat dimulainya kehidupan baru dalam diri seorang ibu. “Kasih-setia” Allah disamakan dengan kebahagiaan dan perlindungan yang diterima seorang bayi yang belum lahir di dalam rahim ibunya. Puji Tuhan!
Seperti kesaksian pujian yang dinyanyikan oleh Paduan Suara GKI Kwitang: Joyful Choir, sebuah pujian yang menyatakan “Setia-Mu Tuhanku, tiada bertara”. Pujian yang dipersembahkan sebagai ungkapan syukur Joyful Choir atas penyertaan Tuhan selama 13 tahun melayani sebagai Paduan Suara Komisi Dewasa.
Joyful Choir meyakini dan mengalami anugerah Tuhan sungguh nyata, di saat suka maupun di saat duka, di setiap musim, baik panas maupun penghujan, kasih dan setia Tuhan tidak pernah berubah. Joyful Choir dapat terus melayani melalui puji-pujian. Sungguh penyertaan Tuhan tidak pernah terlambat ataupun berhenti, bahkan selalu baru setiap pagi! Puji Tuhan!
Joyful Choir berawal dari pengalaman kerinduan ex PS Komisi Pemuda yang dimulai hanya 8 orang berlatih dan kemudian melayani bersama di paduan suara komisi dewasa untuk pertama kali tgl 24 Januari 2009 dan kemudian berubah nama menjadi Joyful Choir yang menggambarkan suasana gembira dan membagikan sukacita bagi yang dilayaninya.
Maka di usia 13 tahun ini Joyful Choir berharap menjadi wadah pelayanan tempat berkembangnya spiritual anggota lewat proses penghayatan lirik dari setiap pujian yang dinyanyikan dan menjadi saluran berkat bagi jemaat, membawa sukacita dan semangat baru.
Demikian juga Joyful Choir berkomitmen untuk semakin meningkatkan pelayanan kepada Tuhan khususnya di GKI Kwitang dan pos-pos juga lingkungan, dalam pelayanan Ibadah Minggu, kebaktian penghiburan, perkunjungan orang sakit, pemberkatan pernikahan, konser dan perayaan lainnya.
Bapak Ibu dan Saudara, saya percaya ada banyak di antara Anda yang mengalami “kasih setia Tuhan yang tiada bertara” begitu nyata di dalam Tuhan Yesus. Pertolongan dan keselamatan yang mengharu dalam hidup Anda. Bersediakah Anda membuat komitmen untuk setia melayani Tuhan di bidang masing-masing? Bagi kaum muda dewasa yang rindu melayani Tuhan melalui musik dan puji-pujian, Joyful Choir terbuka bagi Anda untuk bergabung.
Saudara-saudara, apapun persoalan Anda saat ini, Tuhan Yesus mengasihi Anda! Berharaplah kepada Tuhan Yesus Sang Juruselamat! Mengapa ? Karena: “Tak habis-habisnya rahmat-Nya. Selalu baru setiap pagi. Besar kesetiaan-Mu.” Bersaksilah tentang kasih setia Tuhan dalam keluarga, persekutuan jemaat dan masyarakat. Lakukanlah saja! Itu sudah cukup! Amin.
Mari kita berdoa:
Pujian dan syukur kami panjatkan kepada-Mu, ya Allah. Hanya oleh karena kasih setia-Mu dan anugerah-Mu, kami dapat hidup hari ini.
Kami bersyukur bersama Joyful Choir yang dipercaya melayani Tuhan melalui puji-pujian sampai pada saat ini maka di hari ulang tahun ke-13 tepatnya tgl. 24 Januari, kiranya Tuhan memberkati komitmen mereka untuk setia melayani Tuhan.
Ajarkanlah kepada kami untuk selalu berharap dan bersyukur kepada Tuhan. Mampukanlah kami bersaksi tentang kasih setia Tuhan dalam keluarga, jemaat, dan masyarakat.
Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.
Tuhan memberkati Saudara dan keluarga.
(AM 27012022)
