RUMAH YANG DIBERKATI
Views: 1
Bahan: II Samuel 6:11-12,
Tiga buan lamanya tabut Tuhan itu tinggal di rumah Obed-Edom, dan TUHAN memberkati Obed-Edom dan seisi rumahnya. Diberitahukanlah kepada raja Daud, demikian: “TUHAN memberkati seisi rumah Obed-Edom dan segala yang ada padanya oleh karena tabut Allah itu.” Lalu Daud pergi mengangkut tabut Allah itu dari rumah Obet-Edom ke kota Daud dengan sukacita.
Disebut “”tabut Allah,” ialah sebuah peti yang ukurannya dua setengah hasta panjangnya, satu setengah hasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya (Kel 37:1). Tabut itu menjadi istimewa karena kegunaannya sebagai tempat menyimpan dua keping batu yang memuat tulisan sepuluh hukum Tuhan yang diterima oleh Musa di gunung Sinai. Selama perjalanan umat Israel dari daerah gunung Sinai, tabut itu selalu disimpan di Kemah Suci. Ditetapkan juga sewaktu mereka dalam perjalanan, imam yang membawa tabut itu dan tidak sembarang orang mendekat ke tabut itu. Setelah dari daerah gunung Sinai kehadiran dan kemuliaan Tuhan dan selain dari awan dan tiang api, adanya Kemah Suci dan ada tabut Allah ini.
Ayat reungan kita mengungkapkan keberadaan tabut Allah setelah Daud menjadi raja Israel. Tabut Allah itu disimpan di rumah Abinadap, karena itu Daud hendak memindahkan tabut itu ke kota Daud. Dari rumah Abinadap tabut itu diangkut dengan kereta yang ditarik oleh sepasang lembu. Di perjalanan lembu itu tergelincir dan Uza, anak Abinadap hendak memegang tabut, seketika itu juga Tuhan memukul Uza dan tewas. Melihat kejadian ini Daud kaget; kenapa Tuhan memukul Uza, sedang dia hendak menolong agar tabut Allah itu tidak terjatuh? Daud terkejut, takut dan marah atas peristiwa itu, sehingga Daud tidak berani menempatkan tabut Allah itu di kota Daud. Akhirnya disimpan di di rumah Obed-Edom orang Gat. Tiga bulan tabut Allah itu di rumah Obed-Edom, ternyata rumah itu diberkati Tuhan menjadi rumah berkelimpahan, damai dan keberuntungan.
Disampaikan kepada Daud, rumah Obet-Edom, karena menyimpan tabut Allah sudah tiga bulan diberkati Tuhan dengan kelimpahan. Maka sadarlah Daud bahwa tabut Allah bukan sesuatu yang ditakuti sebagai momok tetapi membawa berkat. Maka tergeraklah hati Daud untuk memindahkan tabut itu ke kota Daud. Pemindahan itu dirayakan oleh Daud dengan arak-arakan bersama rakyat yang sangat meriah, dengan korban persembahan yang banyak, diiringi dengan music dan tari-tarian, Daud sendiri menari dengan sekuat tenaga sebagai tanda sukacita menyambut tabut itu masuk ke kota Daud. Akhirnya sampailah tabut Allah itu di kota yang dituju, Daud telah menyediakan tempat khsus sebuah kemah untuk tabut Allah itu. Demikianlah suatu kebanggaan bagi Daud menerima dan menyim-
Pan tabut itu, yang nanti tiba saatnya Bait Allah dibangun oleh Salomo dan tabut Allah ini mendapat tempat yang disebut “ruang maha kudus.” Semua hukum dan perintah Tuhan oleh Musa menjadi hukum Taurat yang membimbing umat itu agar percaya, beriman, menyembah dan memuliakan Tuhan.
Tabut Allah itu secara materi yang terbuat dari kayu pilihan disalut dengan emas murni, di atas tutupnya ditempatkan dua kerub dari emas yang disebut “tutup pendamaian”. Sebagai tema yang kita renungkan berbunyi: RUMAH YANG DIBERKATI, itulah keberadaan rumah Obed-Edom semenjak tabut Allah ada di rumahnya. Sekarang semua isi tabut Allah, beserta seluruh hukum Tuhan, sesuai dengan nubuat para nabi, sudah digenapi oleh Yesus Kristus, Dialah penuntun hidup untuk menemukan berkat kelimpahan bagi kita.
Kita aplikasikan renungan ini dengan pokok berikut:
- Berkat apa yang Anda terima dari Sepuluh Hukum Tuhan (Kel 20)?
- Coba sebutkan Sepuluh Hukum Tuhan, secara berurutan.
- Mampukah Anda melihat keagungan dan kesucian Sepuluh Hukum Tuhan?
Mari berdoa:
Ya Tuhan, semua hukum, perintah, firman, dan Taurat-Mu membawa berkat bagi setiap orang yang memeliharanya. Tuhan Yesus telah menggenapi semua hukum dan Taurat Tuhan, yang menjadi karunia keselamatan bagi kami. Dengan menyambut Kristus, kami turut menggenapi Taurat Tuhan, dan kami sambut keselamatan itu dalam kasih Kristus yang menjadi bagian dari kehidupan kami dengan iman. Inilah doa syukur kami dalam Kristus Tuhan, Amin.
[AS310723]
